by

Salah Tidak Mandul Kok, Jangan Salah Data

Jakarta – Mohamed Salah sedang mendapat “cobaan” karena dianggap mulai mandul. Padahal, statistik dia dibanding musim lalu tidak menguatkan anggapan tersebut.

Penyerang Liverpool asal Mesir itu memang menjadi fenomena tersendiri ketika di musim lalu mampu mendulang total 44 gol. Ia menjadi top skorer sekaligus pemain terbaik Liga Inggris.

Namun, di awal musim ini ketajamannya seperti menurun. Bahkan ada yang khawatir pemain 26 tahun itu akan mengalami “one season wonder” — cuma cemerlang satu musim.

Kalau menilik data di periode yang sama di musim lalu, statistik Salah saat ini tidak bisa dibilang lebih buruk.

Di musim lalu, dari Agustus sampai Oktober (2017), ia mencetak 9 gol dari 15 pertandingan. Di musim ini, ia “baru” membuat 6 gol dari 13 laga.

Khusus di level Premier League, Salah melesakkan 5 gol dalam 10 game sepanjang Agustus sampai Oktober (2017). Di musim ini, sejauh ini ia menghasilkan 4 gol dari 9 pertandingan di kurun waktu yang sama.

Beda tipis bukan?

Yang patut ditunggu adalah setelahnya. Di musim lalu, pada periode November sampai akhir Desember, Salah terlibat dalam 14 pertandingan dan mencetak 14 gol. Dia lebih tajam setelah pergantian tahun, dengan membukukan 21 gol dari 23 laga (dari Januari sampai Mei 2018).

Tapi memang, Salah pasti memikul “beban” ekspektasi tinggi sebagai top skorer. Maka, ketika ia tidak bikin gol dalam empat laga berturut-turut, itu pasti jadi pertanyaan. Ia mengakhiri puasa golnya akhir pekan lalu, saat Liverpool mengalahkan Huddersfield 1-0. Dan ia melanjutkannya dengan memborong dua gol di Liga Champions tadi malam, kala The Reds menggilas Red Star Belgrad 4-0.

Di musim lalu, paling lama Salah puasa gol dalam tiga pertandingan berturut-turut. Itu terjadi dua kali, yakni pada 26 September – 14 Oktober 2017; serta 28 April – Mei 2018.

Prediksi Anda, berapa minimal Salah akan mengoleksi gol di musim ini?

Comment

News Feed